"Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, "Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga)." Malaikat yang lain berdoa, "Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah)." (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010).
Kita sebagai umat manusia yang tidak akan pernah lepas dari masalah dan dosa, diharapkan selalu memohon dan melantunkan isi dan suara hati kita melalui doa kepada Allah SWT, baik di waktu pagi maupun sore hari. Permohonan, curahan hati, dan harapan kita akan dicatat oleh dua malaikat. Tidak perlu banyak, cukup sedikit, tetapi tidak melalaikan.
Dalam tradisi Katolik kuno, ketika mendengar lonceng Angelus berbunyi, umat akan meninggalkan segala kesibukannya untuk sejenak memanjatkan Doa Malaikat Tuhan. Lonceng ini pun dibunyikan tiga kali, di pagi, siang, dan sore hari dengan tujuan berbeda-beda. Doa Malaikat Tuhan di pagi hari bertujuan untuk menghormati kebangkitan Kristus yang telah bangkit.
Di antara doa malaikat terhadap manusia adalah doa dua malaikat di setiap pagi. Rasulullah bersabda, "Tiada suatu hari bagi para hamba yang bangun pagi-pagi kecuali dua malaikat akan turun. Salah satu dari malaikat itu berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kepada orang yang gemar bersedekah gantinya.'. Malaikat yang kedua berdoa, 'Ya Allah
.